7 Langkah Detox yang Benar dan Aman
Jika mengikuti 7 langkah-langkah Detox yang benar dan aman ini, maka Anda dapat menikmati proses detoksifikasi dan mengurangi kemungkinan efek samping seperti
7 Langkah Detox yang Benar dan Aman
22473
post-template-default,single,single-post,postid-22473,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.7,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
7 langkah detox yang benar dan aman

7 Langkah Detox yang Benar dan Aman

Jika mengikuti 7 langkah-langkah Detox yang benar dan aman ini, maka Anda dapat menikmati proses detoksifikasi dan mengurangi kemungkinan efek samping seperti kurang tenaga, sakit kepala, mual, atau mudah tersinggung.

 

  1. Persiapan Sebelum Detox

 

Mempersiapkan tubuh Anda sebelum memulai program detox akan memastikan Anda mendapat hasil yang maksimal. Detoksifikasi membutuhkan penyesuaian fisik dan mental.

Untuk awal sebelum melakukan detox, sebaiknya mulai mencatat setiap makanan yang Anda makan setiap hari lalu telaah kembali untuk melihat jenis makanan yang perlu diperbanyak dan dikurangi dan tulis juga bagaimana perasaan Anda pada hari itu. Semakin kita sadar akan makanan yang masuk ke dalam tubuh maka semakin mudah kita dapat mengontrol kesehatan dan mood. Pada kesempatan itu mungkin Anda baru menyadari kalau terlalu banyak makan gula, makanan olahan, atau daging berminyak. Setelah Anda mulai memasukan jenis makanan sehat yang bernutrisi tinggi maka usus akan mulai beradaptasi dan Anda cenderung lebih mudah membuat pilihan jenis makanan yang sehat dan tidak merasa terpaksa untuk melakukan langkah detox selanjutnya.

 

  1. Detoksifikasi Lemari Dapur dan Kulkas Anda!

 

detoksifikasi lemari dapur dan kulkas

Untuk menghindari godaan dan membantu Anda dalam memilih jenis makanan sehat, maka sangat disarankan untuk memilah daftar makanan yang disimpan di lemari dapur dan kulkas. Buang makanan yang menggunakan pemanis buatan, pewarna dan aditif seperti makanan snack asin dan bergula (keripik dan biskuit). Hindari juga minuman soda dan bir. Ganti setiap makanan yang tidak sehat dengan jenis makanan sehat.

Kunjungi toko makanan kesehatan setempat untuk melihat apakah ada jenis makanan sehat yang baru yang bisa Anda coba. Baca lebih banyak resep sehat dan buat catatan bahan-bahan sayur dan buah yang sering Anda temui di supermarket atau di pasar.

 

  1. Kurangi makanan yang tidak sehat secara bertahap

 

Jangan tiba-tiba menghilangkan makanan yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah melekat. Misalnya jika biasanya Anda minum kopi 2x sehari, dapat mengurangi secara bertahap menjadi 1x sehari.

Setelah Anda sudah cukup nyaman dengan kebiasaan baru dalam memilih jenis makanan sehat ke dalam perencanaan makan sehari-hari, sekitar 1-2 minggu kemudian Anda dapat mulai melakukan proses detox. Makanan yang banyak dihindari sebelum dan selama detox adalah gula, susu, kafein, gandum, alkohol, daging dan makanan olahan cepat saji.

 

  1. Pilih jenis makanan yang padat nutrisi

 

Setiap kali Anda menghilangkan suatu jenis makanan, sangat penting untuk menggantikan dengan makanan padat nutrisi. Karena tubuh membutuhkan nutrisi untuk “mengikat” dan menetralisir racun. Tingkatkan asupan makanan Anda dengan esensi asam lemak seperti alpukat, sayuran dan buah berwarna warni, salad hijau, gandum, biji kecambah dan kacang-kacangan.

 

  1. Minum multivitamin dan suplemen

 

Konsumsi multivitamin dan suplemen mineral atau suplemen antioksidan untuk menetralisir radikal bebas. Hal ini bisa dilakukan sebelum dan dalam proses detoksifikasi.

 

  1. Ubah metode masak dan resep

 

ubah metode masak dan resep

Perhatikan metode memasak Anda dan pilih resep yang lebih banyak melibatkan kukus, membuat sup, dan panggang. Hindari makan terlalu banyak dan makanan mentah.

 

  1. Minum banyak air

Minumlah minimal 2 liter air setiap hari untuk membantu ginjal menghilangkan racun. Mulai pagi hari dengan segelas air hangat dan perasan jeruk lemon.

 

Setelah Menyelesaikan Detox

Setelah menyelesaikan detoksifikasi, biasanya Anda akan merasakan peningkatan energi, konsentrasi lebih tinggi dan tidur lebih lelap, kulit lebih jernih, pencernaan lebih sehat dan emosi stabil. Jika ingin kembali ke kebiasaan makan sebelum detox disarankan agar memilih kebiasaan yang sehat seperti makan banyak sayuran, buah, mengurangi makanan olahan, banyak minum, sesekali memasukan menu probiotik dan makanan fermentasi (seperti kefir dan asinan kubis) yang dapat membantu menjaga bakteri usus yang sehat.

jenis makanan detox

Selanjutnya dapatkan informasi mengenai jenis makanan apa saja yang harus dihindari dan yang wajib dikonsumsi sewaktu detox.

No Comments

Post a Comment
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Ikuti Social Media Kami Juga

Facebook
Facebook