6 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sewaktu Detox
Sewaktu melakukan detox ada beberapa makanan tertentu yang harus dihindari agar tidak menyebabkan stres pada sistem pencernaan dan ekskresi yang pada akhirnya
6 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sewaktu Detox
22488
post-template-default,single,single-post,postid-22488,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.7,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
6 jenis makanan yang harus dihindari sewaktu detox

6 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sewaktu Detox

6 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sewaktu Detox

 

Sewaktu melakukan Detox ada beberapa makanan tertentu yang harus dihindari agar tidak menyebabkan stres pada sistem pencernaan dan ekskresi yang pada akhirnya membuat proses detox kurang efisien dan dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi.

 

Dalam minggu pertama detoksifikasi, fokus utamanya adalah menghilangkan racun dari perut. Seiring waktu, pilihan makanan yang salah dan gaya hidup sibuk dapat meningkatkan kadar toksin dan membuat organ pencernaan bekerja terus-menerus dalam memproses tingkat racun yang tinggi sehingga menyebabkan pencernaan bekerja lambat dan mengarah ke masalah seperti sembelit.

 

Untuk mendapatkan kulit cerah, dibutuhkan proses buang air besar secara teratur agar dipastikan limbah dibuang secara efisien. Karena itu perlu dihindari jenis makanan yang sulit dicerna (menyebabkan masalah kulit), makanan yang mengandung tingkat gula (memperbanyak bakteri jahat di usus) dan garam yang tinggi (memperburuk penyerapan cairan).

 

  1. Semua Jenis Gula

Hindari semua gula dan manis termasuk sirup, madu, fruktosa dan laktosa. Gula menyebabkan penuaan lebih cepat karena menempel pada kolagen. Gula dalam jumlah banyak dapat menimbulkan jerawat, menyebabkan lonjakan insulin yang mengganggu kadar hormon dan bakteri ketidakseimbangan dalam usus.

 

  1. Produk Ragi dan Tepung Terigu

Makanan seperti roti, pizza dan bakmi harus dihindari selama detoksifikasi karena susah dicerna dan menyebabkan perut mudah buncit dan kembung.

 

  1. Susu dan keju

Produk susu terkadang sulit diproses dan untuk beberapa orang yang sensitif dan alergi dapat memperburuk jerawat. Menghilangkan susu selama dua minggu dapat memungkinkan Anda untuk memantau perubahan pada kulit. Namun produk probiotik seperti Yogurt dan Kefir diperbolehkan karena mendukung bakteri usus yang baik.

 

  1. Makanan ringan snack

Hindari semua makanan yang beraroma artifisial dan mengandung pengawet seperti keripik, minuman ringan, kalengan buah dan makanan kaleng. Karena kandungan pengawetnya dapat mengganggu proses pencernaan.

 

  1. Daging merah

Daging merah khususnya daging sapi dan babi harus dihindari karena merupakan makanan yang lama untuk dicerna, sedangkan daging domba lebih mudah diurai. Hindari potongan daging olahan dan daging yang diasap dan dipanggang seperti bacon dan sosis.

 

  1. Kafein dan alkohol

Makanan dan minuman mengandung kafein dapat meningkatkan kadar hormon stres kortisol yang menyebabkan peradangan dan memperburuk kondisi kulit seperti jerawat dan tanda penuaan dini. Selama detoksifikasi, hindari makanan yang mengandung kafein dan minuman seperti kopi, teh, soda dan cokelat serta mengurangi alkohol karena dapat merusak penyerapan nutrisi dan meningkatkan kadar gula.

 

Untuk info Jenis Makanan yang wajib Dikonsumsi selama DETOX, klik disini.

1 Comment

Post a Comment
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Ikuti Social Media Kami Juga

Facebook
Facebook